Sabtu, 29 Agustus 2009

ENERGI dan PENINGKATAN BERAT BADAN

KEPERLUAN ENERGI IBU HAMIL

Terjadi perubahan fisiologi pada wanita hamil dan secara klinik tidak jelas terlihat. Perubahan pada BMR – Basal Metabolic Rate misalnya lebih terlihat nyata dibandingkan perubahan pada sistem renin angiostensin.
Perubahan fisiologi memerlukan perubahan konsumsi energi
Kebutuhan energi ibu hamil berasal dari :
  1. Proses fisiologi dasar : seperti respirasi – sirkulasi – pencernaan – sekresi – termoregulasi – pertumbuhan dan perbaikan tubuh. Ini semuanya memerlukan 66%dari energi total yang dibuthkan pada keadaan non-pregnant sebesar 1440 kcal / hari. Keperluan ini lebih meningkat lagi selama kehamilan untuk memenuhi kebutuhan fetus – plasenta – uterus – payudara dsbnya.
  2. Aktivitas kehidupan sehari-hari. Jumlahnya sekitar 17% dari kebutuhan energi secara total dan kira kira 360 kcal / hari. Kehamilan yang semakin lanjut biasanya mengurangi aktivitas dan kebutuhan energi , namun hal ini bersifat individual
  3. Pekerjaan. Kebutuhan energi tergantung jenis pekerjaan tapi pada umumnya berkisar 10% energi atau 150 – 200 kcal /hari dan pada kehamilan lanjut kebutuhanini berkurang.
  4. Aktivitas dinamis spesifik dari makanan. Metabolisme dipicu oleh asupan makanan dan berkisar 7% dari total atau 150 kcal /hari . Jumlah ini harus memenuhi kenaikan konsumsi selama kehamilan
Secara keseluruhan , selama kehamilan terdapat kenaikan kebutuhan energi sebesar 14% .
Pada periode laktasi terjadi kenaikan energi lebih lanjut untuk produksi air susu dan kebutuhan total energi sekitar 3000 kcal /hari.


PENINGKATAN BERAT BADAN

Perubahan metabolisme yang berhubungan dengan pertumbuhan janin menyebabkan kenaikan berat badan ibu sekitar 25% dari berat badan dalam keadaan tidak hamil ; sekitar 12.5 kg pada kebanyakan ibu hamil. Terdapat variasi yang besar namun kenaikan berat badan terutama terjadi setelah paruh kedua kehamilan dan biasanya sekitar 0.5 kg per minggu.

Menjelang kehamilan aterm, peningkatan berat badan biasanya semakin terbatas dan semakin turun pada kehamilan diatas 40 minggu.
Kenaikan berat badan umumnya disebabkan oleh
  1. Pertumbuhan hasil konsepsi – 5 kg
  2. Pembesaran organ maternal - 2.5 kg
  3. Timbunan lemak dan protein - 4.5 kg
  4. Peningkatan volume darah dan cairan interstitsial – 1.5 kg
 
    3. Distribusi kenaikan berat badan ibu hamil

    Peningkatan metabolisme terutama disebabkan oleh adanya fetus dan meningkatnya konsumsi oksigen maternal sekitar 20%.
    Faktor yang mengatur ini terutama adalah kelenjar endokrin.
    Hipofise membesar dan ukuran tiroid membesar sekitar 13%
    Hubungan antara hipotalamus – hipofisis – tiroid tidak terganggu


    clip_image004

    2 komentar: