Jumat, 02 September 2011

PROLAPSUS ORGAN PANGGUL

ANATOMI PANGGUL dan STRUKTUR PENYANGGA ORGAN PANGGUL
imageSecara anatomis, organ panggul seperti : vagina – uterus – kandung kemih dan rektum dipertahankan pada posisi yang normal dalam panggul oleh sepasang muskulus levator ani bilateral yang kearah posterior mengalami fusi.


Celah muskulus levator ani di bagian anterior disebut sebagai hiatus levator ani.
Kearah inferior, hiatus levator ani tertutup dengan diafragma urogenitalis.
Saat masuk kedalam panggul, urethra – vagina dan rektum melintas hiatus levator ani dan diafragma urogenitalis.
Fascia endopelvikum adalah fascia organ visera panggul yang membentuk kondensasi bilateral dalam bentuk ligamentum (yaitu ligamentum pubourethralis – kardinalis dan uterosakralis).
Ligamentum tersebut menempelkan organ dengan fascia dinding lateral pelvis dan tulang panggul.
image
Corpus Perineal adalah titik pusat seluruh otot panggul. Meskipun saat meneran isi cavum abdomen mendesak organ panggul, organ panggul akan tetap berada pada tempatnya dan berada diatas “levator sling” dan corpus perinealis.

PROLAPSUS ORGAN PANGGUL
Prolapsus organ panggul adalah protrusi organ panggul kedalam dan keluar dari kanalis vaginalis.
Protrusi dapat terjadi pada satu organ atau bersama sama.
image

image
Diagram representasi berbagai jenis prolapsus vagina
ETIOLOGI
  1. Kehamilan
  2. Persalinan per vagina
  3. Menopause
  4. Peningkatan kronis tekanan intra abdomen
    1. Penyakit paru obstruktif kronik
    2. Konstipasi
    3. Asites
    4. Obesitas
  5. Trauma dasar panggul
  6. Faktor genetik
    1. Ras
    2. Penyakit jaringan ikat
  7. Pasca Histerektomi

GEJALA
  1. Rasa berat dan penuh dalam panggul
  2. Merasakan sesuatu yang keluar dari vagina
  3. Aktivitas meneran yang disertai rasa tak nyaman dan disertai nyeri punggung
Keluhan diatas sering dirasakan bila penderita berdiri terlampau lama, pada siang hari dan umumnya segera menghilang atau terasa lebih nyaman saat berbaring. Kasus yang berlangsung berlarut-larut seperti prosidentia (prolapsus uteri melewati introitus vagina) dapat disertai dengan komplikasi seperti leukorea purulen, ulserasi dekubitik, perdarahan atau bahkan karsinoma servik.
Sering disertai dengan keluhan miksi berupa:
  1. Sering buang air kecil
  2. Rasa penuh dalam vesika urinaria
  3. Inkontinensia urinae
  4. Retensio urinae ( pada prolapsus vagina anterior )
Pasien rektokel sering mengeluh kesulitan dalam mengosongkan rektum sehingga sering menderita konstipasi.
DIAGNOSA Diagnosa ditegakkan melalui pemeriksaan vaginal dengan menggunakan Spekulum Sim yang berdaun tunggal.
Pasien diminta meneran dan pada saat yang bersamaan dokter menekan dinding posterior vagina. Dengan cara ini dapat terlihat penurunan dinding depan vagina beserta sistokel dan pergeseran muara urethra.
Selanjutnya mintalah pasien meneran sambil menekan dinding anterior vagina, dengan cara ini dapat terlihat enterokel dan rektokel.
Pemeriksaan rektal sering berguna untuk menunjukkan adanya rektokel dan membedakannya dengan enterokel.
Derajat prolapsus organ panggul dapat dilihat pada tabel berikut :
image
PENATALAKSANAAN Tindakan pencegahan dilakukan dengan mengatasi masalah:
  1. Penyakit pernafasan dan metabolisme kronik
  2. Konstipasi
  3. Gangguan intra abdominal
  4. Pemberian estrogen pada wanita menopause
TINDAKAN NON BEDAH :
  • Olah raga untuk menguatkan otot dasar panggul
  • Pesarium :
    • Keadaan umum tak memungkinkan tindakan pembedahan
    • Kehamilan atau pasca persalinan
    • Terapi dekubitus sebelum operasi
Pesarium dapat menyebabkan iritasi lokal dan ulserasi. Setiap 6 – 12 minggu pesarium dilepas dan dibersihkan untuk menghindari pembentukan fistula, impaksi, perdarahan dan infeksi.

PEMBEDAHAN :
Tujuan utama pembedahan :
  1. Mengatasi keluhan
  2. Restorasi anatomi
  3. Restorasi fungsi organ visera
  4. Memulihkan fungsi seksual
KOLFORAFI ANTERIOR : digunakan untuk koreksi sistokel dan pergeseran urethra. Berupa tindakan plikasi fasia puboservikal untuk menyangga kandung kemih dan urethra.
image
Kolporafi Anterior
For more specific information about this surgery :
http://uvahealth.com/services/womens-health/conditions-treatments/resolveuid/fb6fe8c517fecebb058a4764044904ff
KOLFORAFI POSTERIOR : digunakan untuk koreksi rektokel PERINEORAFI : digunakan untuk mengatasi defisiensi corpus perineal.
image
Kolporafi Posterior
For more specific information about this surgery:
http://uvahealth.com/services/womens-health/conditions-treatments/resolveuid/694275b1141834599a466caa17067bbd
ENTEROKEL : Prinsip terapi seperti terapi hernia.
  • Isi kantung dikurangi
  • Leher kantung ( peritoneal sac ) diligasi
  • Penutupan defek dengan mendekatkan ligamentum uterosakral dengan muskulus levator ani

OPERASI MANCHESTER : merupakan kombinasi dari
  1. Kolforafi anterior
  2. Amputasi servik yang memanjang ( “elongated cervix” )
  3. Kolfoperineorafi posterior
  4. Menjahit ligamentum kardinale didepan puntung servik agar terjadi anteversi uterus

HISTEREKTOMI VAGINAL : Dapat dikerjakan secara tersendiri atau disertai pula dengan dengan kolforafi anteror dan posterior.
COLPOCLEISIS PARTIAL LeFort’s : menjahit sebagian dinding anterior dan posterior vagina sehingga uterus berada di bagian atas vagina yang sebagian sudah tertutup akibat disatukannya dinding depan dan belakang vagina..
COLPOCLEISIS TOTAL : Melakukan obliterasi total vagina
image
Kolpokleisis
For more specific information about this surgery:
http://uvahealth.com/services/womens-health/conditions-treatments/resolveuid/c8a6d8012064d2b7a887952a3ccf47f5
SUSPENSI PUNTUNG VAGINA ( COLPOPLEKSI ) yang dapat dikerjakan transvaginal atau transabdominal. Tindakan ini berupa penggantungan puntung vagina pada sakrum atau pada ligamentum sakrospinosum atau ligamentum uterosakral.
image
image
For more specific information about this surgery:
http://uvahealth.com/services/womens-health/conditions-treatments/resolveuid/1060e276774a8d7c75fd660dee9b1ee6

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar