Minggu, 11 September 2011

DISMENOREA

image

Batasan : Dismenorea atau nyeri haid dapat terjadi secara primer atau sekunder akibat patologi organ pelvik.
Angka kejadian : sekitar 50% wanita usia masa reproduksi.
Dismenorea primer mulai terjadi pada usia 17 – 22 tahun ; Dismenorea sekunder sering terjadi dengan semakin tua usia wanita.

 

DISMENOREA PRIMER

Terjadi pada siklus yang ovulatoar dan mulai terjadi 6 – 12 bulan pasca menarche.
Etiologi: kontraksi uterus yang menyebabkan iskemia è nyeri haid.
Ditemukan peranan prostaglandin ( PGF2α dan PGE2 ) dalam kejadian dismenorea primer.
Endometrium pada fase sekresi mengandung prostaglandin yang lebih banyak dibandingkan endometrium fase proliferasi dan kadar prostaglandin yang tinggi dapat diturunkan dengan memberikan obat anti inflamasi – NSAID (non steroid anti-inflammatory drugs).
Endometrium anovulatoar (tanpa progesteron) mengandung sedikit prostaglandin sehingga umumnya tidak menyebabkan dismenorea.

Gambaran Klinik:
Gambaran klinik Dismenorea Primer terlihat dalam kotak informasi dibawah.
image

Rasa nyeri mengejang terjadi beberapa jam sebelum perdarahan haid dan berlangsung selama beberapa jam atau beberapa hari.
Rasa nyeri dapat terpusat pada abdomen bagian bawah dan menjalar ke paha dan punggung.
Rasa nyeri dapat mempengaruhi kebiasaan buang air besar, mual , lesu, pusing dan nyeri kepala.

Terapi :
Obat untuk mengatasi dismenorea primer adalah dari golongan NSAID – non steroid anti inflamatory drugs :
clip_image001 Ibuprofen 400 mg 4 dd 1
clip_image001[1] Naproxen Sodium 250 mg 4 dd 1
clip_image001[2] Asam Mefenamat 500 mg 3 dd 1
Terapi lain : kontrasepsi oral
Dasar pengobatan dengan NSAID adalah menurunkan produksi prostaglandin akibat inhibisi enzym.
Pasien yang mengeluh nyeri perut akibat penggunaan NSAID dapat menggunakan obat baru yang disebut cyclo oxygenase inhibitor ( COX)

MEKANISME NYERI PADA DISMENOREA PRIMER:
image

 DISMENOREA SEKUNDER

Mekanisme nyeri pada dismenorea sekunder tergantung pada patologi yang terjadi, diperkirakan bahwa prostaglandin juga berperan dalam mekanisme terjadinya rasa nyeri pada dismenorea sekunder.

GAMBARAN KLINIK
Pada umumnya dismenorea sekunder tidak hanya terjadi saat haid namun dapat pula terjadi sebelum atau sesudah haid.
Dismenorea sekunder tidak terlalu terkait dengan aliran pertama haid dan sering terjadi pada usia yang lebih tua ( 30 – 40 tahun).
Seringkali berkaitan dengan :
clip_image001[8] Dispareunia-nyeri sanggama
clip_image001[9] Infertiliti
clip_image001[9] Perdarahan uterus abnormal
TERAPI
Penatalaksanaan berupa terapi terhadap patologi yang melatar belakangi dismenorea sekunder.
Terapi medikamentosa pada dismenorea primer dapat digunakan pula pada kasus dismenorea sekunder

Serabut syaraf pembawa rangsangan rasa nyeri dari organ panggul 
 
image

 NYERI PANGGUL KRONIK

  • Nyeri panggul menahun adalah keluhan nyeri panggul yang dirasakan lebih dari 6 bulan.
  • Nyeri panggul menahun dapat berasal dari uterus atau bukan uterus dan yang terpenting adalah tidak bersifat siklis.
  • Yang perlu diingat bahwa tidak semua keluhan nyeri panggul menahun merupakan masalah ginekologi.
  • Pemeriksaan yang cermat harus dilakukan untuk membedakan nyeri ginekologi dari nyeri yang berasal dari kasus ortopedik , gastro intestinal, urologi, neurologi atau psikosomatik.
  • Masih banyak hal yang belum diketahui mengenai mekanisme terjadinya dan persepsi dari nyeri panggul

2 komentar:

  1. Boleh saya bertanya mengenai dismenorea ?
    Setiap bulan menjelang menstruasi sampai 2hari setelah mendapat mens, perut bagian bawah saya selalu terasa nyeri minta ampun disertai rasa pusing dan ingin muntah. Saya pernah konsultasi ke dokter dan katanya setelah menikah hal seperti itu akan hilang dengan sendirinya, tapi sekarang setelah menikahpun saya masih mengalami hal serupa. Apakah itu wajar ? apakah berkaitan dengan fertilitas ? karena saya belum hamil juga sampai sekarang.
    Mohon penjelasannnya dan Terima kasih.

    BalasHapus